Jenis Nasi Tumpeng

Beragam Jenis Tumpeng Di Indonesia.  Selamatan memang identik dengan tumpeng, tumpeng di Indonesia ternyata memiliki jenis dan penyajian yang berbeda tergantung dari acaranya.
Memang tumpeng identik dengan kesenangan atau rasa bersyukur, ada juga tumpeng yang melambangkan  duka cita, Berikut jenis  jenis tumpeng :
1. Tumpeng Robyong
 
Tumpeng Robyong ini dulu biasanya disajikan untuk acara-acara besar seperti musim panen, mengusir penyakit, atau meminta hujan. Kini tumpeng robyong dipakai untuk acara siraman, upacara pernikahan ataupun upacara syukuran.
Biasanya tumpeng ini berukuran besar, dan juga ada intuk-intuk atau tumpeng kecil yang mengelilingi tumpeng besar. Dan juga ada tiga macam kembang yaitu mawar melati dan kenanga. Ada juga bubur merah, bubur putih dan palang yang disediakan. Di puncak tumpeng robyong biasanya ditusukkan telur ayam, terasi, bawang merah, dan cabai.
2. Tumpeng Pernikahan
 tumpeng pernikahan
Tumpeng pernikahan ini memang mirip dengan tumpeng robyong, hanya saja setengah bagian nasi tumpengnya di potong secara mendatar. Tumpeng ini bagian atasnya yang runcing melambangkan lingga atau kesuburan, sedangkan bagian bawahnya yang melebar melambangkan yoni atau kekuatan. Di puncak tumpeng ditusuk bawang merah dan cabai. Yang wajib di dalam tumpeng ini adalah lodeh kluweh, jajan pasar lima warna, takir pontang dan kacang panjang yang dikepang dan dilingkarkan pada tengah tumpeng.
3. Tumpeng Tumbuk
Biasanya tumpeng ini di pakai saat berulang tahun, terutama pada ulang tahun ke 64 disebut juga dengan tumbuk ageng. Umur 64 dilambangkan sebagai umur yang istimewa, karena angka 8 menurut Jawa dan Cina merupakan angka keramat. Jadi perkalian antara 8 x 8 hasilnya 64.
Tumpeng ini juga dihiasi dengan kacang panjang yang dikepang dari puncak ke alas tumpeng yang melambangkan panjang umur.
4. Tumpeng Megono
Dalam bahasa Sunda tumpeng ini disebut dengan tumpeng bogana. Tupeng ini biasa disajikan pada perayaan kenaikan pangkat dan lain sebagainya.5.  Tumpeng Pungkur

Tumpeng yang satu ini tidak menandakan suka cita seperti sebelumnya, melainkan tumpeng ini melambangkan duka cita. Karena tumpeng ini di sajikan pada pemakaman pria atau wanita yang belum menikah. Tumpeng ini terbuat dari nasi putih yang dibelah vertikal dan di jajarkan saling membelakangi untuk melambangkan perbedaan antara kehidupan dan kematian. Tumpeng pungkur ini hanya berisikan lauk pauk sayuran, ketan kolak dan apem. tumpeng ini biasanya hanya didiamkan di rumah selama semalaman kemudian pagi harinya dihanyutkan di sungai.

 Sumber Resep-komplit.blogspot.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>